Perempuan muda itu sedang duduk serius di bangku commuter line. Tangan kirinya memegang gadget dengan jari telunjuk tangan kanan yang sibuk menyentuh layar sentuh. Sesekali jempolnya menekan tuts-tuts di layar sepertinya sedang mengetik sesuatu. Ekspresi wajahnya berubah-ubah, kadang tersenyum, kadang diam serius. Rupanya benaknya sedang masuk ke dalam dunia yang ada di genggamannya sehingga tidak terlalu ngeh dengan dunia real-nya.

Sedang apakah gerangan dia? Rupanya perempuan muda itu sedang asyik berbincang seru di salah satu grup traveling yang dia ikuti. Sesekali dia pun membuka link-link tempat-tempat traveling asyik yang bertebaran di grup. Mengecek tempat-tempat indah tersebut melalui saluran internet. Dia pun dengan lincah mencari informasi biaya perjalanan, harga tiket pesawat, biaya penginapan, jenis-jenis kuliner. Dalam waktu sekejap, dia pun dapat menerima beragam informasi yang dia butuhkan. Itulah si Milenial Wannabe.

Apa sih Milenials Wannabe?

Millennial Wannabe bisa diartikan sebagai gaya hidup milenial yang sudah membudaya di tengah masyarakat masa kini.

Siapa sih si Milennial Wannabe?

Milennial merupakan sebutan untuk generasi anak muda sekarang yang lahir dalam rentang waktu tahun 1980-an sampai 2000-an. Generasi muda ini lahir di era pergantian abad sehingga mengalami transformasi gaya hidup yang drastis, terutama setelah ditemukan dan dimanfaatkannya teknologi internet yang membuat dunia semakin datar. Sistem informasi yang mudah diakses membuat generasi ini menjadi generasi yang tech savy.

Namun, ternyata millennial tidak melulu tentang rentang usia melainkan sudah menyelusup ke gaya hidup. Banyak ditemukan generasi di luar generasi millennial namun bergaya sangat millennial wannabe. Sehingga sangatlah cocok jika millennial bukan hanya tentang generasi melainkan merupakan gaya hidup. Jika seseorang dengan gaya hidup millennial maka dia merupakan millennial wannabe. Karena milenial bukanlah tentang usia tua atau muda, melainkan tentang ekspresi dan identitas diri. Di Indonesia, banyak ditemukan milenial gadungan yaitu seseorang yang secara umur tidak masuk kategori milenial namun dari segi penampilan dan konsumsi digitalnya sangatlah milenial.

Nah, jika begitu, berarti ada ciri-ciri khusus dong tentang milenial wannabe. Seperti apakah si milenial wannabe. Jangan-jangan kamu termasuk ke dalam kelompok generasi milenial secara usia tapi secara gaya hidup tidak milenial wannabe atau sebaliknya secara umur tidak masuk generasi milenial namun secara gaya hidup milenial wannabe.

  • Suka Berbagi. Si milenial wannabe ini memang doyan banget dengan segala sesuatu yang sifatnya bisa dibagikan. Sehingga mereka lebih menggemari membeli satu dua lagu di layanan berbasis cloud daripada membeli CD fisik.
  • Kekinian dalam hal Teknologi. Si milenial wannabe ini inginnya selalu menjadi yang terdepan kalau urusan teknologi. Walaupun gadget bukan yang terbaru tapi tahulah aplikasi kekinian yang lagi booming dipakai. Lebih oke lagi kalau bisa nenteng gadget terbaru, khan makin kekinian, tuh.
  • Digital Enterpreneur. Naaah, sekarang lagi booming tuh bisnis berbasis digital. Segala sesuatu bisa didigitalkan. Kenapa? Karena memang sekarang zaman digital. Pesan nasi goreng aja lewat aplikasi. Ihiwww….
  • Traveller. Ah, kalau zaman dulu mau liburan tuh mikirnya lamaaaa…apalagi mikirnya biaya liburan itu mahal. Harus nyiapin dana besar. Harus inilah, itulah. Sekaraaaang…wow, sekarang info-info tempat kece nan instragramable begitu bertebaran di dunia maya dan menggoda untuk dikunjungi. Tidak hanya tempat-tempat jauh naneksotis, tempat-tempat di sekitar pun banyak yang bisa dikunjungi. Foto di atas pohon aja bisa jadi daya tarik tersendiri, lho. Terbukti banyak yang antre buat foto di atas sky tree. Mau libura juga gampang, tinggal buka online platform yang menyediakan berbagai informasi tempat liburan, harga hotel, harga tiket, dengan berbagai pilihan harga yang bisa dipilih.
  • Multi-tribes netizen. Coba cek deh aplikasi media sosialmu. Berapa grup media sosial yang kamu ikuti? Adalah satu orang yang mengikuti puluhan grup di grup sosial medianya. Kebayang, betapa rame sekali hidupnya. Setiap detik trang tring trung. Tentunya, seseorang akan menampilkan wajah berbeda di setiap grup yang diikuti. Saat gabung di grup traveling kamu bisa berperilaku ceria dan suka tantangan. Beda lagi saat mengikuti grup di kantor tentunya menampilkan perilaku yang lebih berwibawa.
  • Brand story matters. Nah, milenial ini sangat menyukai brand story kuat saat memilih suatu produk atau jasa. Tentunya di sini para blogger sangat berperan kuat dalam menginfluencer netizen dalam memilih sebuah produk. Makanya tidak heran sekarang banyak beauty blogger atau life style blogger yang menjaid brand ambassador sebuah produk. Salah satu blog yang berisi brand story adalah ini.
  • Personal branding. Sekarang zamannya eksis. Mau dikenal sebagai apa sih? Sudah banyak salurannya di media sosial, tinggal dimanfaatkan dengan baik.
  • Online buyers. Segala sesuatu sudah online. Bayar pun bisa secara online menggunakan berbagai fasilitas pembayaran via online seperti mbanking, tcash, paypal, dan lain-lain.
  • Suka Mencari Perhatian. Saat mengunggah postingan tentunya milenial ingin mendapatkan sebanyak mungkin like dan komentar. Foto-foto liburan di tempat yang eksotis, postingan-postingan kegiatan seru bersama sahabat, bahkan foto-foto menu makanan saat santap siang menjadi beberapa postingan yang menarik perhatian.
  • Tekanan Media Sosial. Seringkali milenial sangat memedulikan komentar orang lain di media sosial sehingga sering mengalami stress gar-gara mendapat komentar negatif di media sosial. Seringkali kehidupan di media sosial lebih penting di kehidupan nyata.

Nah, di antara ciri-ciri milenial di atas, apakah kamu memilikinya? Kamukah si milenial wannabe? Bisa kamu jawab sendiri.

 

 

Latest posts by admin (see all)